SRW and Gundam HOTNEWS


SRW OG Saga: Masou Kishin The Lord of Elemental PV 2

Now, official site has updated 2nd PV.

http://www.suparobo.jp/srw_lineup/masoukishin/movie/index.html

http://www.youtube.com/watch?v=jIKVubabXBQ

Download HQ PV2 (SRW PMC, 97 Mb)

Continue reading



Mugen no Frontier Exceed: Super Robot Taisen OG Saga

PADA 2005 developer Monolith Soft mempersembahkan game berjudul Namco x Capcom untuk mesin PlayStation2. Game itu mempertemukan puluhan karakter familier dari berbagai game yang diproduksi Namco dan Capcom selama beberapa dekade. Yang tak kalah menarik adalah sistem pertempurannya, yang memadukan sistem pertempuran bergiliran ala RPG dengan konsep serangan berantai ala genre fighting.

Tiga tahun kemudian, Monolith Soft mengusung formula tersebut dalam game Mugen no Frontier: Super Robot Taisen OG Saga (Amerika: Endless Frontier: Super Robot Taisen OG Saga) untuk mesin portabel Nintendo DS. Kali ini roster-nya menampilkan karakter dan mecha dari berbagai seri Super Robot Taisen: Original Generation buatan Banpresto.

Sekadar pengingat, Mugen no Frontier berkisah tentang playboy Haken Browning yang bertualang menjelajah berbagai dunia. Dia ditemani asisten sekaligus pengasuhnya, yaitu android perempuan bernama Aschen Brödel. Di salah satu dunia, mereka bertemu dengan dua gadis, Kaguya Nanbu dan Suzuka-hime. Lalu, bergabung pula Reiji Arisu dan Xiaomu, karakter protagonis dari Namco x Capcom. Begitu juga Kos-Mos dari serial Xenosaga.

Komposisi karakter dua laki-laki dan lima perempuan muda mengindikasikan bahwa game itu didesain terutama untuk pasar laki-laki remaja ke atas. Itu juga bisa dilihat dari sejumlah adegan dalam pertempuran yang kerap mengekspos tubuh para karakter perempuan, juga dialog yang lucu, kasar, dan sering menjurus. Tapi, kadarnya dijaga agar tidak sampai jadi murahan.

Timing berperan penting dalam pertempuran. Pemain leluasa menyusun jurus apa saja yang akan digunakan. Lalu, jurus tersebut dirangkai, bahkan serangan satu karakter bisa langsung dilanjutkan oleh serangan karakter lain. Serangan berantai yang panjang memberikan keuntungan tersendiri dalam pertempuran, yaitu kesempatan mengeluarkan jurus pemungkas dahsyat yang lebih banyak.

Memang ada sedikit kekurangan Mugen no Frontier. Misalnya, alurnya terlalu linear serta babak penutupnya kurang megah. Tapi, game itu cukup sukses di beberapa segmen sekaligus, yaitu para penggemar RPG serta penggemar anime dan mecha. Karena itu, belum lama ini dirilis sekuelnya yang berjudul Mugen no Frontier Exceed: Super Robot Taisen OG Saga untuk mesin yang sama.

Ada pola yang menarik di situ. Dalam Namco x Capcom, Reiji dan Xiaomu jadi protagonis utama. Kemudian, dalam Mugen no Frontier seri pertama, mereka jadi protagonis sekunder. Kini, dalam Mugen no Frontier Exceed mereka kembali jadi protagonis sekunder bersama Haken dan Kaguya. Sementara itu, peran protagonis utama dipegang wajah baru Aldy Nash dan Neige Hausen. Kisah akan berkisar pada petualangan Aldy mencari Alcon, mecha superpintar yang ingin dikendarainya.

Kaguya, Suzuka, dan Kos-Mos juga kembali tampil. Bukan itu saja. Pemain bisa bertemu dengan Alex Almer, Einst Alfimi, dan Fighter Roar yang pernah jadi karakter orisinal protagonis dari game Super Robot Taisen Advance, Super Robot Taisen Compact 2, dan The Great Battle IV. Selain itu, ada Momo, satu lagi wajah familier dari serial Xenosaga.

Salah satu hal baru dalam Mugen no Frontier Exceed, ada E-Gauge yang memungkinkan pemain memprediksi teknik forced evasion milik musuh. Juga ada misi berburu musuh tertentu yang membuat alur game tersebut lebih tidak linear



Pulesia Zenosakis



Wendy Lasm Ikunart Picture